foto bugilfoto telanjangsex area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengcode security resep kulinerresep makananresep nusantara
 

Magister Ilmu Ternak Pasca Sarjana Universitas Diponegoro

Become an Excellence Research University

  • Perbesar ukuran huruf
  • Ukuran huruf bawaan asli
  • Perkecil ukuran huruf
Terakreditasi A  Berdasarkan SK BAN DIKTI Nomor. 004/BAN-PT/Ak-VII/S2/VI/2009  Tanggal 19 Juni 2009
Secretariat : Jl. Imam Bardjo, SH No. 3 Semarang, Central Java,Indonesia 50241; Telp./Fax.: +62248452091; Email : mit@undip.ac.id dan direkturmit@yahoo.com
Head of Study Program : Prof.Dr.Ir. SUMARSONO, MSSecretary of Study Program : Dr. LIMBANG KUSTIAWAN NUSWANTARA, S.Pt, MP

Staf Ahli Bidang Kerjasama Magister Ilmu Ternak Terpilih Sebagai Atase Pendidikan Papua Nugini

Surel Cetak PDF

Didik Wisnu Widjajanto, Ph.D  Dosen Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro dan juga Staf Ahli Bidang Kerjasama Program Studi Magister Ilmu Ternak Pascasarjana UNDIP terpilih sebagai Atase pendidikan untuk wilayah Papua Nugini.

Dia berhasil menyisihkan sekitar 48 orang peserta dari seluruh Indonesia saat seleksi yang berlangsung di Makasar dan Surabaya beberapa waktu yang lalu. Atase Pendidikan mempunyai tugas pokok membantu Kepala Perwakilan untuk meningkatkan hubungan dan kerja sama di bidang pendidikan antara Indonesia dengan negara lain.

Kementrian Pendidikan Nasional menyelenggarakan recruitment atase pendidikan untuk di tempatkan di lima kota yaitu London, Paris, Manila, Kuala Lumpur dan Port Moresby. Pada saat itu Didik menjadi satu-satunya wakil Undip untuk menjadi atase pendidikan. Berbekal pengalaman pendidikannya di Luar negeri, Inggris dan Jerman serta pengalaman berkerjasama dengan Universitas terkemuka di negara maju menjadi bekal kuat tersendiri dalam menjalankani tugasnya nanti.

Didik yang rencananya akan memulai tugas ke Papua Nugini tanggal 24 Februari 2011 ini menjelaskan bahwa “tugasnya sebagai atase pendidikan adalah  corongnya pemerintah tentang pendidikan di Indonesia pada negara yang di tunjuk pemerintah dan mempunyai atase pendidikan dalam hal ini London, Paris, Manila, Kuala Lumpur dan Port Moresby, "Tupoksinya adalah menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan, Kerjasama Pendidikan bukan hanya ditingkat Perguruan Tinggi saja tetapi mulai dari pendidikan tingkat dasar sampai yang tertinggi” paparnya beberapa saat setelah diumumkan pemerintah.

Didik yang nantinya bertugas untuk Papua Nugini dan Solomon Island juga menjelaskan bahwa tugas atase pendidikan sangat tergantung dengan situasi negara yang mereka datangi contohnya Solomon Island disana tidak ada Perguruan Tinggi yang memadai tentunya kita tidak akan bisa melakukan kerjasama dengan mereka tetapi kita bisa membawa lulusan SMA di sana untuk bisa menimba ilmu di Indonesia. "Tentunya ini juga sangat berkaitan dengan World Class University yang menjadi target kita semua yang mempersyaratkan adanya mahasiswa asing yang belajar di perguruan tinggi di Indonesia” ujarnya detail.

“Berbeda dengan teman-temannya yang terpilih sebagai atase dinegara yang lebih maju, di Papua Nugini lebih terfokus pada upaya menjalin kerjasama untuk bisa mengirim mahasiswa ke Indonesia selain itu juga mendatangkan banyak profesor untuk dapat mengajar di Indonesia"tambahnya "Saya nanti di Papua Nugini mempunyai misi untuk dapat menjaring banyak mahasiswa papua untuk dapat belar di Indonesia dan membawa ahli-ahli serta profesor Indonesia untuk dapat mengajar di Papua Nugini” Ungkap Didik saat ditanya misinya sebagai atase pendidikan untuk papua nugini.

"Papua Nugini merupakan negara persemakmuran dimana Universitas disana punya kualitas yang baik juga. Pengajar-pengajar di Universitas itu didatangkan dari negara-negara commonwealth seperti Inggris, Canada dan sebagainya, tetapi kekurangannya adalah Human Resourcesnya sangat rendah, infrastruktur juga tidak mendukung, masyarakat hidup dengan sangat tradisional, sehingga itu yang menjadi wacana saya untuk dapat dijadikan program kerja untuk meningkatan pendidikan mereka” tambah Didik.

Dosen yang dikaruniai dua anak ini sudah bergabung dengan Undip Sejak 1989 sebagai Staff Pengajar di Fakultas Peternakan. Sosoknya yang kharismatik ditunjukan dengan konsistensi dan fokus terhadap pekerjaanya. Dia merasa bisa menjadi seperti saat ini karena dia lahir dan besar di Universitas Diponegoro sehingga Dia ingin memberikan yang terbaik Untuk Undip.

 

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 18 Maret 2011 07:55  
Kami punya 30 tamu online