foto bugilfoto telanjangsex area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengcode security resep kulinerresep makananresep nusantara
 

Magister Ilmu Ternak Pasca Sarjana Universitas Diponegoro

Become an Excellence Research University

  • Perbesar ukuran huruf
  • Ukuran huruf bawaan asli
  • Perkecil ukuran huruf
Terakreditasi A  Berdasarkan SK BAN DIKTI Nomor. 004/BAN-PT/Ak-VII/S2/VI/2009  Tanggal 19 Juni 2009
Secretariat : Jl. Imam Bardjo, SH No. 3 Semarang, Central Java,Indonesia 50241; Telp./Fax.: +62248452091; Email : mit@undip.ac.id dan direkturmit@yahoo.com
Head of Study Program : Prof.Dr.Ir. SUMARSONO, MSSecretary of Study Program : Dr. LIMBANG KUSTIAWAN NUSWANTARA, S.Pt, MP

Gabungan Koperasi Susu Indonesia Keluhkan Broker Susu

Surel Cetak PDF
Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) mengeluhkan munculnya broker pembelian susu sapi segar. Sebab, pembelian itu tanpa memperhatikan kualitas susu yang dihasilkan.

”Memang sebagian peternak diuntungkan. Namun, keberadaan broker menyulitkan koperasi,” kata Ketua GKSI Jateng, Sri Kuncoro, di depan Gubernur Jateng H Bibit Waluyo dalam kunjungan ke KUD Mojosongo, Rabu (18/5).
Dia menjelaskan, broker tidak bertanggung jawab atas kualitas susu yang dihasilkan peternak. Padahal, koperasi sudah menetapkan kualitas standar karena ada permintaan khusus dari industri pengolahan susu (IPS). Broker berani memasang harga di tingkat peternak lebih tinggi dibanding dengan harga yang ditetapkan koperasi.

Kondisi tersebut mengakibatkan lebih banyak peternak yang memilih menjual susu segar ke broker. Namun, pihak koperasi yang harus bertanggung jawab atas kualitas susu dengan harga pembelian yang sudah ditentukan IPS. Belum lagi kewajiban melakukan pembinaan kepada para peternak sapi perah di masing- masing wilayah.
”Inilah yang menyulitkan koperasi dalam pengembangan dan pembinaan kepada para peternak untuk memperoleh kualitas susu sesuai standar IPS,” katanya.

Dia mencontohkan, jika di tingkat peternak pihak koperasi membeli susu sapi segar dengan harga Rp 2.800/liter hingga Rp 3.050/liter, maka broker berani membeli dengan harga lebih tinggi sekitar Rp 100/liter. Bahkan, ada broker yang mampu menampung susu dari peternak hingga 20.000 liter/hari.
”Ironisnya, koperasi ada yang tidak mampu menampung sebanyak itu karena harus menjaga kualitas sesuai yang ditetapkan IPS.”

Harga Pakan

Sementara itu, Ketua KUD Mojosongo Sentosa menambahkan, di Boyolali perlu didirikan pabrik pakan ternak sendiri. Langkah itu sekaligus sebagai upaya untuk mempertahankan kualitas susu sapi yang dihasilkan.
”Para peternak mengeluhkan mahalnya harga pakan, sehingga banyak peternak tidak mampu membeli pakan berkualitas untuk menghasilkan susu sesuai kualitas yang telah ditetapkan,” katanya.

Keberadaan pabrik pakan ternak, lanjut dia, akan membuat harga pakan lebih terjangkau. Selama ini, kebutuhan konsentrat mencapai 120 ton/bulan. Sedangkan jumlah populasi sapi perah di wilayah Mojosongo sebanyak 6.600 ekor.

”Dari jumlah tersebut, sapi laktasi atau yang menghasilkan susu sebanyak 3.100 ekor,” jelasnya.
Gubernur Bibit Waluyo mengakui tingginya potensi susu sapi segar di Provinsi Jateng. Untuk itu, dia berpesan agar permasalahan persusuan dikelola secara profesional oleh koperasi-koperasi yang menampung hasil produksi para peternak.

”Untuk menghasilkan pakan ternak yang bergizi tinggi harus ada pabrik yang bisa mengayomi koperasi yang menjadi organisasi para peternak sapi perah. Harapannya, tentu kualitas susu sapi segar bisa terus terjaga.”
Selain itu, perlu adanya komunikasi antara peternak, kelompok peternak dan koperasi untuk memecahkan setiap permasalahan yang ada. Tujuan akhirnya, bisa menghasilkan susu dengan kualitas sesuai standar IPS.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng Whitono menjelaskan, tahun ini ada pendirian pabrik pakan ternak mini di Klaten dengan investasi Rp 300 juta. Pabrik itu untuk memenuhi kebutuhan pakan sapi milik kelompok peternak di wilayah setempat.
 
Sumber:
 
Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 19 May 2011 15:16  
Kami punya 72 tamu online