Kanada – Program Magister Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro terus memperluas jejaring akademik internasional melalui penjajakan peluang kerja sama riset dengan dua perguruan tinggi terkemuka di Kanada, yaitu Dalhousie University dan University of Guelph. Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela penyelenggaraan World’s Poultry Congress (WPC) 2026 di Kanada.
Dalam kesempatan tersebut, delegasi Universitas Diponegoro yang diwakili oleh Asep Setiaji, S.Pt., M.Si., Ph.D. berdiskusi dengan Prof. Bruce Rathgeber dari Dalhousie University serta Prof. Gregory Bedecarrats dari University of Guelph mengenai berbagai peluang kolaborasi akademik dan penelitian. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama strategis di bidang peternakan, khususnya penelitian perunggasan, nutrisi ternak, teknologi pakan, keberlanjutan sistem produksi, serta pengembangan inovasi yang mendukung kemajuan sektor peternakan.
Selain membahas peluang penelitian bersama, kedua belah pihak juga mendiskusikan berbagai bentuk kerja sama akademik, antara lain publikasi ilmiah bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta penyelenggaraan kegiatan akademik berskala internasional.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro dalam meningkatkan internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi dengan institusi bereputasi dunia. Melalui sinergi tersebut, diharapkan dapat dihasilkan berbagai inovasi dan luaran penelitian yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, industri peternakan, dan masyarakat. Ke depan, FPP Universitas Diponegoro berkomitmen untuk terus memperluas kemitraan global sebagai upaya mendukung visi Universitas Diponegoro menjadi universitas riset yang unggul dan bereputasi internasional.